BUMDes Gemawang Diikutsertakan Di Pameran Forum Internasional 


                         Foto: Kunjungan Pemkab Temanggung di stand pameran BUMDes Gemawang

Forum Pendanaan Mikro Internasional di Indonesia tahun 2017 atau The 1 st Indonesia International Microfinance Forum 2017 yang diselenggarakan oleh Bank Jateng bersama Pemprov Jateng, ASBANDA dan SBFIC pada tanggal 18-19 November 2017 di Halaman Gedung AH Nasution AKMIL Magelang dihadiri oleh Kementerian Koperasi dan UKM,  Kemenkeu, Bank Indonesia, OJK, Bank Dunia (Word Bank), BPD se-Indonesia, Pemkab se-Jawa Tengah, Akademisi, Pelaku UMKM, BPR, Koperasi, BUMDes dan lain-lain.
Panitia Penyelenggara menyediakan 5 Stand Pameran untuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kependudukan Catatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah mempromosikan produk unggulan BUMDesa agar dikenal oleh Lembaga Pendanaan Mikro.
Acara Forum Internasional tersebut melibatkan BUMDesa Gemawang didampingi Pemkab Temanggung untuk menampilkan produk unggulannya. 

Sebagaimana diketahui, BUMDesa Gemawang didampingi Relawan Penggiat Desa mitra FPPD Yogyakarta sejak 2016 giat mengembangkan produk unggulan Desa berupa Pasar Berbasis Rumah Tangga Miskin, Produk Makanan Ringan, Kopi, dan Gula Aren yang diproduksi oleh masyarakat Rumah Tangga Miskin bersama PKK dan dipasarkan oleh BUMDes Gemawang. 

                  Foto: Kunjungan perwakilan dari luar negeri di stand pameran BUMDes Gemawang

Kepala Desa Gemawang, Subari didampingi Sekretaris Desa Gemawang, Syaiful Amin menyampaikan tanggapan atas diikutkannya BUMDesa Gemawang pada acara pameran tersebut. "Kami berterimakasih sekali kepada Pemkab Temanggung dan Pemprov Jateng atas diikutkannya BUMDesa kami pada acara pameran tersebut. Semoga ini dapat memotivasi masyarakat dan BUMDes untuk terus mengembangkan produk-produk lokal lainnya. Tidak lupa kami juga berterimakasih kepada Relawan Penggiat Desa mitra FPPD Yogyakarta yang selama ini mendampingi kami dalam mengembangkan kemampuan BUMDes Gemawang dan mengembangkan potensi ekonomi Desa Gemawang sehingga produk unggulan BUMDesa Gemawang dipandang layak dan pantas dilibatkan dalam kegiatan pameran di Forum Internasional ini", ujar Subari. Hal senada juga disampaikan oleh Zuni Yatimah Ningsih mewakili PKK dan Johar mewakili BUMDes Gemawang.

                      Foto: Kepala Desa Gemawang meninjau stand pameran BUMDes Gemawang


Relawan Penggiat Desa mitra Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD) Yogyakarta, Muhamad Hasby, yang selama ini giat membantu dan mendampingi pengembangan potensi Desa-Desa di Temanggung mengapresiasi dukungan dan perhatian Pemkab Temanggung dan Pemprov Jateng terhadap pengembangan produk BUMDes. “Upaya Pemprov Jateng dan Pemkab Temanggung melibatkan BUMDes dalam acara pameran di Forum Internasional patut mendapatkan apresiasi karena upaya tersebut membantu BUMDes dalam mempromosikan produk unggulannya dan memberi jalan bagi BUMDes dalam mendapatkan sumber pendanaan untuk mengembangkan usahanya. Tantangan terberat dalam pengembangan usaha BUMDes adalah keterbatasan modal usaha, kemampuan SDM, dan pemasaran. Acara pameran ini perlu ditindaklanjuti dengan pendampingan terhadap BUMDes agar  meningkatkan kemampuan SDM nya dan mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya”, ujar Hasby.

Selanjutnya Ia menambahkan: “Masih sedikitnya BUMDes yang berdiri dan berkembang,   adalah bukti bahwa mengembangkan BUMDes dan potensi Desa tidak bisa dilakukan sendirian. Untuk menghadapi tantangan tersebut perlu membuka diri dan bersinergi dengan berbagai pihak”, ujar Hasby yang juga mantan Konsultan/Desapreneur di salah satu perusahaan pemasaran online di Yogyakarta.
                                          Foto: Diskusi persiapan kegiatan BUMDes Gemawang.

Saat ini Desa Gemawang didampingi Relawan Penggiat Desa mitra FPPD Yogyakarta, sedang mengembangkan pemasaran produk BUMDes secara online, menjajaki peluang kerjasama resmi pengelolaan SPBU Bahan Bakar Mini dengan BUMN Pertamina, dan mengajukan uji mutu Gula Aren Organik produksi Desa Gemawang di Universitas Gajah Mada - Yogyakarta, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan pemasaran produk lokal Desa Gemawang.
Pada kesempatan terpisah, Johar, Direktur BUMDes Gemawang menyambut baik pemasaran produk BUMDes secara online. "Belum lama ini kami didampingi oleh Mas Hasby / Relawan Penggiat Desa, belajar memasarkan produk BUMDes secara online. Alhamdulillah sekarang produk Gula Aren kami dikenal dan diminati oleh konsumen di berbagai daerah. Saat ini kami sedang menyiapkan pengiriman pesanan 100 dus Gula Aren ke Sumatera", ujar Johar.
Gula Aren BUMDes Gemawang selain rasanya beda dan alami, juga memang diakui banyak pihak memiliki berbagai manfaat kesehatan dan membantu penyembuhan berbagai penyakit.
Keikutsertaan BUMDes Gemawang pada acara pameran di The 1 st Indonesia International Microfinance Forum 2017 diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi pengembangan usaha BUMDes dan kemajuan Desa Gemawang dan Desa-Desa lain di kabupaten Temanggung. ***



Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 Manfaat Gula Aren Bagi Kesehatan, Kecantikan, Mengatasi Maag, Diabetes dll